Berkunjung ke England dan Scotland, Part 2

Perjalanan menuju camping ground berjalan lancar dengan melewati jalanan yang tidak terlalu sibuk. Selama disini, saya banyak menggunakan Google Maps untuk mencari rute yang pas buat pesepeda. Untuk Eropa, Google Maps mempunyai “opsi cycling”, artinya nanti akan dipilihkan jalan yang sesuai untuk pesepeda, yaitu jalan yang tidak terlalu ramai (apabila memungkinkan).

Tiba di camping ground, segera saya buka tenda dan kemudian merapikan barang-barang didalam tenda. Setelah beres, kemudian mandi dan istirahat sebentar. Di camping ground umumnya tersedia ruang shower dan toilet yang bersih. Kalau mau cuci baju juga tersedia mesin cuci dan pengering. Biaya menginap di campground rata-rata sekitar £10/malam/orang. Saya akan menginap 2 malam disini

Setelah istirahat sebentar, rasa lapar mulai datang. Setelah tanya sama pemilik campground, ditunjukkan resto yang ada disekitar situ. Ternyata restonya cukup enak, saya pilih menu steak sore itu. Maklum sejak turun dari pesawat belum sempat diisi perutnya.

Malampun tiba dan saya sudah bersiap untuk tidur dengan perlengkapan tidur yang dibawa dari Jakarta, yaitu matras dan sleeping bag. Cuaca cukup dingin malam itu, sekitar 10 derajat. Mudah-mudahan sleeping bag yang saya bawa akan menolong saya menghadapi malam yang dingin. Ternyata harapan saya tidak terkabul. Udara yang bertambah dingin dengan semakin larutnya malam, membuat saya kedinginan malam itu. Rupanya sleeping bag kurang tebal. Tapi ya terpaksa ditahan saja lah untuk malam itu. Tapi saya sudah bertekad untuk membeli sleeping baru besok. Mungkin karena kondisi badan yang lelah, walaupun kedinginan, tapi sempat juga tertidur pulas.

Besoknya, langsung cari di Google Maps toko perlengkapan camping yang ada disekitar situ. Ada satu toko yang cukup lengkap di kota Windsor. Jaraknya sekitar 15 km. Saya pikir enak juga sekalian jalan-jalan saja ke situ, karena di kota ini ada satu objek turis yang banyak dikunjungi yaitu Windsor Castle.

Setelah beres-beres, langsung sepeda dikayuh kesana. Melewati jalanan dengan pemandangan yang nyaman seperti kanal, taman, dan ladang, dan tentunya beberapa tanjakan ?.

Sekitar 1 jam, saya tiba di kota Windsor. Sebuah kota kecil yang nyaman. Karena belum sarapan, saya cari resto yang murah meriah, ketemu “Subway”. Pesan steak and cheese sandwich, lumayan buat brunch sekalian. Setelah itu, mencari toko tujuan saya yang lokasinya berada didaerah pertokoan disana. Sekalian liat suasana daerah shopping yang sangat nyaman. Setelah ketemu tokonya, ternyata barang-barang yang tersedia sangat lengkap. Akhirnya tergoda juga untuk membeli asesori selain sleeping bag yaitu perlengkapan masak yang sederhana. Maksudnya supaya bisa membuat teh hangat sebelum tidur atau pada pagi hari, dan juga untuk memasak makanan yang tinggal diberi air panas. Selesai belanja, saya keliling-keliling di sekitar istana Windsor. Setelah puas berkeliling dan ambil beberapa foto, saya kembali gowes pulang.

Kota Windsor yang nyaman

Toko camping (Cotswold) yang baik hati yang mengizinkan sepeda saya parkir didalam toko.

Isatana Windsor

Pertokoan yang nyaman disekitar Windsor Castle

Malamnya siap-siap mencoba sleeping bag baru dan sebelum tidur bikin teh hangat dulu. Malam itu saya tidur dengan nyaman dan hangat. Sleeping bag yang lama saya hibahkan ke tetangga disebelah tenda saya dan mereka menerimanya dengan senang hati. Besok saya akan menuju London.

Leave a Reply